Day: April 28, 2024

  • Spesifikasi Crawler Crane 50 Ton: Lengkap

    Spesifikasi Crawler Crane 50 Ton: Lengkap

    Crawler Crane merupakan salah satu alat berat yang cukup umum. Alat satu ini mempunyai kemampuan mengangkut barang hingga 50 ton lebih. Hanya saja, Anda perlu tahu spesifikasi crawler crane 50 ton terlebih dahulu. 

    Hal ini agar dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan. Apalagi, ada cukup banyak crawler crane yang mampu mengangkat beban hingga 50 ton. Lantaran banyaknya perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang produksi alat berat. 

    Oleh karena itu, selain penting mengetahui spesifikasinya, Anda juga perlu tahu sekilas tentang kredibilitas perusahaannya. Pada artikel ini, kami bahas dua spesifikasi crawler crane 50 ton dari perusahaan ternama. 

    Anda bisa menggunakan keduanya untuk mengerjakan berbagai proyek. Simak ulasannya berikut!

    Pengenalan Crawler Crane

    Crawler crane adalah alat berat pengangkat material yang sangat umum ditemukan di lokasi proyek pembangunan. Alat pengangkat ini mempunyai jangkauan yang tidak begitu panjang. 

    Adapun fungsi crawler crane adalah sebagai alat pengangkut serbaguna yang kuat, untuk menyelesaikan berbagai macam proyek konstruksi, mulai dari pembangunan jembatan, gedung tinggi, protek offshore, hingga pembangkit listrik.

    Ada roda-roda rantainya. Roda-roda tersebut akan bergerak saat crawler crane beroperasi. Menariknya, roda-roda tersebut yang membuatnya bisa beroperasi di berbagai medan. 

    Supaya bisa sampai ke lokasi, crawler membutuhkan alat berat lain, misalnya adalah truk trailer. Alat ini mempunyai bagian-bagian penting. 

    Bagian bagian crawler crane meliputi boom, operator cabin, jib, hoist, sheaves, mast, pulley, counterweight, crawler, hingga additional counterweight.

    Spesifikasi Crawler Crane 50 Ton

    Berhubung ada cukup banyak crawler crane yang 50 ton, kami akan bahas beberapa saja, lengkap dengan spesifikasinya. Berikut ulasannya:

    1.  Crawler Crane SCX550E

    Pertama, ada Crawler Crane SCX550E. Crawler satu ini termasuk crawler yang terkenal.  Hal ini karena ia mempunyai ruang gerak yang fleksibel, kemudian mempunyai kemampuan kerja yang baik, hingga kapasitasnya yang cukup besar. 

    Bahkan, ia bisa mengangkat muatan hingga 55 ton. Muatannya yang besar membuat crawler satu ini cocok untuk mengerjakan berbagai macam proyek konstruksi. Adapun spesifikasi crawler crane satu ini adalah: 

    • Kapasitas angkatnya maksimal 55 ton. 
    • Panjang jib cranenya adalah 6 sampai 15 meter. 
    • Kecepatan ayunannya adalah 3.7.
    • Panjang boom dasarnya 10 m (clamshell), 10 m (lift crane). 

    Crawler Crane SCX550E ini merupakan keluaran Jepang. Nama perusahaannya adalah HSC Cranes. Jadi, HSC ini adalah perusahaan di Jepang, yang bergerak di bidang penjualan dan produksi alat-alat berat. Terutama crane. 

    2. Sany SCC550E

    Berikutnya adalah Sany SCC550E. Crane satu ini mempunyai kapasitas angkat maksimal  55 ton. Produk dari Sany ini mempunyai panjang boom 13 hingga 52 m. Cocok untuk konstruksi subway, infrastruktur, hingga membuat kapal. 

    Adapun beberapa keunggulan crane ini ialah mempunyai sistem kontrol yang sangat baik, begitu pula dengan kinerja operasinya. Selain itu, teknologi perawatannya juga tergolong cukup mudah. 

    Menariknya lagi, crane ini gampang berpindah tempat, karena lebarnya bisa diperpendak hingga 3.36 m. Sany sendiri merupakan perusahaan di bidang mesin alat berat. 

    Ia termasuk perusahaan multinasional yang berasal dari Tiongkok, yang berpusat di Changsha, Hunan. 

    Alat-alat berat sama halnya dengan kendaraan lain, pasti membutuhkan perbaikan dan perawatan. Hanya saja, perawatan alat berat seperti crawler crane tentu bukanlah perkara mudah. 

    Ada perawatan dan perbaikan khusus yang hanya dapat ditangani oleh perusahaan khusus seperti Halo Auto Indonesia. Kami merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perawatan dan perbaikan alat-alat berat. 

    Halo Auto Indonesia menyediakan berbagai layanan penanganan, mulai dari remanufacture hingga sparepart. Supaya alat berat Anda bekerja maksimal, bisa bawa ke Halo Auto Indonesia sekarang!

    Itulah dia spesifikasi crawler crane 50 ton yang penting Anda tahu. Segera perbaiki dan rawat crawler crane di Halo Auto Indonesia.

  • Inilah Bagian Bagian Crawler Crane Lengkap dengan Fungsinya

    Inilah Bagian Bagian Crawler Crane Lengkap dengan Fungsinya

    Crane adalah salah satu alat berat yang banyak digunakan untuk mengangkat dan memindahkan material berat. Salah satu jenis crane adalah crawler crane. Ada bagian bagian crawler crane yang memiliki fungsi tersendiri. 

    Penting bagi Anda untuk memahami apa saja bagian crawler crane sekaligus fungsinya. Karena dengan memahami komponen tersebut, Anda bisa menggunakan alat berat ini sesuai dengan fungsi dan kebutuhan. 

    Lalu, apa saja bagian bagian tersebut? 

    Apa Itu Crawler Crane?

    Pengertian crawler crane merupakan salah satu jenis crane yang memiliki bagian unik berupa crawler. 

    Fungsi crawler crane adalah untuk mengangkat, memindahkan, atau menurunkan suatu muatan. 

    Adanya bagian crawler atau roda-roda rantai inilah yang membedakannya dengan jenis mobil crane lainnya. Crawler atau roda roda rantai inilah yang akan mengatur pergerakan crane supaya bisa bergerak bebas di berbagai medan. 

    Roda rantai ini biasanya terbuat dari baja yang penggeraknya adalah rantai dan sprocket. Banyak yang menggunakan crawler crane untuk pekerjaan proyek atau konstruksi di medan yang tidak rata. 

    Ini karena pergerakan bagian atas crawler yang bisa berputar sampai 360 derajat dan bisa memudahkan kebutuhan pengangkutan. 

    Kelebihan Crawler Crane

    Ada beberapa kelebihan yang membuat alat berat ini menjadi pilihan untuk kebutuhan konstruksi atau pengangkutan:

    1. Fitur Pengoperasian yang Aman

    Selain kapasitasnya yang besar, keunggulan lain dari jenis crane ini adalah sistem pengoperasiannya yang aman. Pasalnya, crane ini akan memiliki fitur dan teknologi yang bisa mencegah resiko kecelakaan di area proyek. 

    Contoh fitur tersebut adalah adanya alarm jika kelebihan muatan dan komputer canggih yang bisa membantu operator menjalankan alat berat dengan aman. 

    2. Stabilitas

    Crawler crane juga menjadi alat berat yang lebih stabil pada berbagai medan yang ekstrim dan sulit di area proyek. Stabilitas inilah yang belum tentu bisa Anda dapatkan di jenis crane lainnya. 

    3. Adaptasi

    Kemampuan beradaptasi crawler crane jauh lebih baik daripada model crane lainnya. Tidak hanya pada medan yang sulit, tetapi juga pada cuaca menantang. Alat berat ini bisa bergerak bebas tanpa hambatan yang berarti. 

    Bagian Bagian Crawler Crane dan Fungsinya

    bagian bagian crawler crane

    Sebagai sebuah alat berat, crawler crane juga tersusun atas berbagai komponen tertentu. 

    Komponen ini juga memiliki fungsinya tersendiri dan menjadi penyusun crawler crane. Inilah berbagai bagian crawler crane tersebut sekaligus dengan fungsinya:

    1. Boom

    Bagian pertama adalah boom yang memiliki fungsi untuk mengangkat, menurunkan, serta memindahkan material atau beban. Ini juga merupakan komponen yang sangat terlihat dari sebuah crawler crane. 

    Bagian boom ini terdiri dari beberapa bagian kecil, yaitu:

    a. Boom Jib

    Jib adalah komponen yang memiliki fungsi untuk memperpanjang atau memperpendek bagian boom. Dengan adanya komponen ini, Anda bisa menggunakan boom sesuai dengan kebutuhan. 

    Umumnya Jib akan terdiri dari beberapa segmen yang bisa bergerak. Anda juga bisa mengatur crane untuk mencapai ketinggian tertentu dengan Jib. 

    b. Boom Point

    Point adalah komponen yang berada di ujung boom. Fungsinya adalah untuk mengaitkan material yang akan diangkat oleh crane dengan hook block. 

    Point harus memiliki konstruksi yang kuat dan harus mampu menahan tekanan yang besar dan tinggi. Di komponen ini juga harus terdapat mekanisme pengaman yang baik supaya hook block tetap terangkat dengan baik ketika mengangkat beban,.

    c. Boom Base

    Base merupakan bagian dari boom yang nantinya terhubung di bagian struktur baja utama. Fungsi base adalah untuk menopang beban yang crane angkat dan menjadi titik awal boom. 

    Perancangan base harus benar-benar kuat supaya bisa menahan tekanan yang besar dari beban material atau muatan lainnya. 

    2. Power Plant

    Pada crawler crane, mesin penggerak utamanya adalah power plant. Nantinya komponen inilah yang akan menggerakan hidrolik dan sistem kelistrikan. Crane bisa mengangkat atau memindahkan muatan dengan lancar berkat mesin ini. 

    a. Sistem Kelistrikan

    Sistem kelistrikan nantinya akan terhubung dengan berbagai peralatan elektronik yang ada di dalam crawler crane. Mulai dari panel kontrol, alarm, dan lampu. 

    Karena memiliki fungsi yang sangat penting, sistem kelistrikan harus memiliki rancangan yang baik. Tujuannya agar bisa mencegah adanya gangguan kelistrikan pada crawler crane. 

    b. Sistem Hidrolik

    Selain kelistrikan, terdapat juga sistem hidrolik pada crawler crane. Fungsi hidrolik adalah untuk menggerakan berbagai komponen yang ada pada crawler crane sesuai dengan fungsinya. 

    Sistem ini bekerja dengan menggunakan minyak hidrolik dan bekerja dalam katup-katup hidrolik. Rangkaian sistem ini juga nantinya terhubung pada berbagai komponen lain di crane. Seperti boom, hoist drum, dan outriggers. 

    3. Operator’s Cabin

    Bagian bagian crawler crane selanjutnya adalah operator’s cabin. Ini merupakan tempat operator crawler crane akan bekerja untuk mengendalikan alat berat tersebut. 

    Di dalamnya akan terdapat banyak sekali instrumen dan kontrol, seperti layar monitor, joystick, dan juga panel kontrol. Setiap operator’s cabin juga harus dirancang dengan aman untuk memastikan para operator bisa bekerja dengan baik. 

    4. Crawler Undercarriage

    Bagian bagian crawler crane selanjutnya adalah undercarriage. Fungsi bagian crane ini adalah untuk menjaga keseimbangan alat berat ketika crane harus berjalan di atas permukaan yang tidak rata. 

    Komponen ini terdiri atas track, drive sprocket, dan juga idler: 

    a. Track

    Ini merupakan bagian yang memiliki fungsi sebagai penopang berat crane dan memastikan pergerakannya berjalan dengan sebagaimana mestinya. 

    Umumnya track akan terdiri dari beberapa segmen yang terhubung satu dengan yang lain. Setiap segmen tersebut memiliki pin dan roller. 

    b. Drive Sprocket

    Fungsi drive sprocket adalah untuk menggerakan track. Komponen ini juga terhubung dengan power plant dan akan mengubah putaran mesin menjadi gerakan linear di track. 

    c. Idler

    Fungsi idler adalah untuk menjaga ketegangan track dan meyangga nya. Tujuannya untuk memastikan crane berjalan stabil ketika berjalan di medan yang sulit sekalipun. 

    5. Pulley

    Bagian pada crane yang memiliki fungsi untuk mengatur kerekan supaya bisa naik atau turun. 

    Itulah bagian bagian crawler crane yang bisa Anda pahami. Untuk perawatan alat berat seperti crawler crane, Anda bisa mempercayakannya pada Halo Auto Indonesia.

    Halo Auto Indonesia berkomitmen untuk memberikan layanan perbaikan, perawatan & overhaul kendaraan bisnis. Percayakan kebutuhan kendaraan bisnis Anda dengan layanan kami yang berkualitas dan berpengalaman. 

    FAQ

    Apa itu crawler crane?

    Crawler crane adalah salah satu jenis crane yang memiliki bagian unik berupa crawler. Crawler atau roda roda rantai inilah yang akan mengatur pergerakan crane supaya bisa bergerak bebas di berbagai medan. 

    Adanya bagian crawler atau roda-roda rantai inilah yang membedakannya dengan jenis mobil crane lainnya. Roda rantai ini biasanya terbuat dari baja yang penggeraknya adalah rantai dan sprocket. 

    Apa saja kelebihan crawler crane?

    Beberapa kelebihan crawler crane adalah fitur pengoperasian yang aman, stabilitas yang baik, dan juga kemampuan adaptasi yang baik. 

    Apa saja bagian bagian crawler crane itu?

    Beberapa bagian crawler crane adalah boom, power plant, operator’s cabin, crawler undercarriage, dan pulley.

    Apa yang membedakan crawler crane dengan jenis crane lainnya?

    Crawler crane memiliki bagian crawler atau roda-roda rantai. Bagian inilah yang membedakannya dengan jenis mobil crane lainnya. Roda rantai ini biasanya terbuat dari baja yang penggeraknya adalah rantai dan sprocket.