Saat bekerja di dunia pertambangan atau konstruksi, dump truk menjadi kendaraan fleksibel untuk mengangkut material. Namun, karena jenisnya begitu bervariasi, banyak orang bingung perbedaan truk rigid vs articulated.
Padahal, dua jenis truk ini punya fungsi yang sama, yaitu efektif mengangkut material dan dapat bekerja fleksibel di berbagai medan. Tapi meskipun sama, ada beberapa perbedaan yang harus Anda kenali agar tidak bingung lagi.
Melalui artikel ini, Halo Auto Indo akan mengulas apa saja perbedaan truk rigid dengan articulated yang bisa jadi panduan Anda memilih.
Daftar Isi :
ToggleApa Itu Truk Rigid?
Salah satu jenis dump truk yang memiliki satu rangka utuh, yaitu di mana bak belakangnya yang menyatu dengan sasis secara permanen. Fiturnya membuat truk semakin kokoh, sehingga efektif untuk mengangkut material.
Pemakaian truk rigid lebih sering untuk proyek konstruksi kecil sampai menengah, baik itu untuk pemindahan material bangunan atau pertambangan.
Apa Itu Truk Articulated?
Kebalikan dari truk rigid, articuled dump truck memiliki bagian bak tidak menyatu dengan sasis. Desainnya bengkok pada bagian tengah, sehingga membuat truk mampu bermanuver dengan efektif di berbagai medan.
Karakter model truk inilah yang membuatnya lebih cocok untuk jalanan yang tidak rata karena dapat bergerak fleksibel. Kemampuannya untuk mengangkut beban yang lebih berat untuk jarak jauh pun lebih efektif.
Baca Juga: 10 Truk Terkuat di Indonesia, Daya Angkut Maksimal!
Mengenal Perbedaan Truk Rigid Vs Articulated
Anda tidak boleh asal membeli dump truk, karena setiap truk memiliki rancangan desain berbeda hingga kapasitas angkut yang tidak sama. Untuk itu, Anda perlu memahami perbedaan truk rigid vs articulated yang sering digunakan ini:
1. Perbedaan Desain dan Fitur
Sama-sama truk heavy duty, desain rigid truck adalah memiliki body dalam satu frame karena antara bak dengan sasis menyatu. Truk ini bekerja dengan efektif untuk area proyek yang skalanya sedang.
Fiturnya lebih untuk pengangkutan pada area jalan yang lebih keras, halus, dan terawat. Bukan untuk jalanan yang licin dan berlumpur.
Di sisi lain, dump truck articulated hanya memiliki single frame yang terkoneksi pada pivot joint. Sambungan inilah yang membuat antara bak dan sasis bergerak secara terpisah yang menjadikan truk bergerak lebih fleksibel.
Truk ini memiliki desain enam roda dan efektif untuk membuatnya tetap berada di atas jalanan setiap waktu. Baik itu jalan yang rata, keras, dan halus, maupun berlumpur.
2. Perbedaan Kapasitas Angkut
Kapasitas angkut dari articulated dump truck dan truk rigid berbeda. Di mana truk rigid punya kemampuan angkut kecil hingga menengah, sedangkan truk articulated besar hingga sangat besar, yang masing-masing tergantung dengan jumlah sumbu.
Misalnya, truk rigid yang memiliki 3 sumbu kapasitas angkutnya kurang lebih 8 hingga 15 ton. Sementara truk articulated yang punya 6-7 sumbu kapasitasnya mencapai 35-50 ton.
Kemampuan angkut truk articulated jauh lebih tinggi, karena beban terbagi ke banyak sumbu. Inilah mengapa, desain truk pun jauh lebih panjang dan bisa lebih berat.
3. Kemampuan Bermanuver
Dari segi kemampuannya untuk bermanuver, truk rigid lebih rendah daripada truk articulated. Itu karena truk rigid memiliki sambungan fifth wheel, di mana kepala dan trailer akan berbelok dengan sudut berbeda.
Akibatnya, Anda akan sulit untuk belok tajam, mundur, apalagi masuk ke jalan sempit. Perlu ruang yang lebih besar bagi truk rigid untuk bermanuver.
Sedangkan, articulated truck yang memiliki satu titik belok yaitu satu sasis lebih mudah untuk melakukan putar balik. Tidak adanya sambungan ke bak membuatnya lebih fleksibel saat ingin masuk gang hingga parkir.
Tidak perlu takut truk akan menyenggol area di sekitarnya dan bisa untuk loading ke dock kecil.
4. Kemampuan Jarak Angkut
Hanya bagus untuk proyek skala kecil menengah, truk rigid juga lebih baik untuk digunakan mengangkut jarak pendek. Misalnya, untuk mengangkut material hingga maksimal 300 km saja.
Sementara truk articulated efektif untuk mengangkat jarak menengah hingga jauh, seperti antar pulau. Anda bisa menggunakannya untuk angkutan jarak hingga 1.500 km.
Baca Juga: Jenis-Jenis Truk Berdasarkan Fungsi, Kebutuhan, dan Karoseri
Mana Truk yang Sesuai dengan Proyek Anda?
Truk rigid vs articulated sering menjadi perdebatan pada saat Anda harus memilih truk yang tepat untuk kebutuhan proyek. Ada banyak cara untuk menentukan mana yang tepat, seperti:
1. Pertimbangan Kondisi Jalan
Apakah Anda akan mengangkut material dalam proyek yang lokasi jalan pengangkutannya halus atau justru bergelombang? Kondisi jalan bisa jadi pertimbangan utama menentukan truk yang paling efisien.
Jika ingin mengangkut material bangunan atau tambang pada area proyek yang penuh lumpur, licin, bahkan banyak genangan air, maka truk articulated akan lebih cocok.
2. Jenis Pekerjaan dan Kecepatan Angkut
Bagi Anda yang akan mengerjakan proyek tambang, konstruksi jalan, atau skala besar lain, truk articulated menjadi jawaban. Truk ini bagus untuk jarak menengah yang tidak memerlukan kecepatan tinggi.
Di sisi lain, truk rigid lebih cocok untuk proyek kecil seperti konstruksi perumahan yang memerlukan bongkar muat cepat. Kecepatan angkutnya lebih tinggi karena truk dapat berjalan dengan kecepatan lebih tinggi.
3. Luas Tidaknya Area Proyek
Menentukan truk rigid vs articulated juga tergantung luas tidaknya area proyek yang akan Anda kerjakan. Karena truk articulated bagus untuk bermanuver, maka area proyek kecil dengan banyak gang lebih cocok menggunakannya.
Namun, jika Anda memiliki area proyek yang luas dan jalanannya lebar, maka medium rigid truck akan lebih tepat.
4. Jumlah dan Jenis Material yang Diangkut
Sudah jelas, truk articulated memiliki kapasitas angkut lebih besar dari truk rigid. Tapi, untuk jenis material, biasanya truk rigid lebih baik untuk satu material saja, seperti pasir, semen, atau barang lainnya.
Namun, truk articulated bisa mengangkut 1 hingga lebih jenis material yang membuat pengangkutan lebih efisien dan hemat biaya.
Ingin Merawat Truk Rigid, Truk Articulated, atau Alat Berat Lainnya? Halo Auto Indo Spesialisnya!
Setelah mengenal truk rigid vs articulated, kini Anda tidak perlu bingung lagi soal kapasitas angkut, kendala angkut dalam perjalanan, hingga skala proyek. Karena Anda bisa menemukan truk yang tepat.
Namun, truk yang bagus tanpa perawatan pun akan membuatnya mudah rusak. Jadi, jangan lupa untuk rutin melakukan perawatan truk dan alat berat lainnya di Halo Auto Indo.
Selain perawatan, Halo Auto Indonesia juga menyediakan layanan perbaikan saat terjadi kerusakan. Anda juga bisa melakukan rekondisi kendaraan jika kerusakannya parah, dengan ketersediaan suku cadang semuanya asli.
Yuk, segera rawat dan perbaiki alat berat Anda sekarang di Halo Auto Indonesia agar proyek selalu lancar!
Baca Juga: Inilah Truk Termahal di Indonesia, Tangguh dan Canggih!
FAQ
Apa saja tiga jenis truk?
Jenisnya adalah truk ringan, sedang, dan berat.
Muatan 10 ton memerlukan truk apa?
Umumnya menggunakan trik rigid jika area jalan padat dan rata.
Apa istilah untuk truk 6 roda?
Disebut dengan truk colt diesel double atau double engkel.
